Penyutradaraan Film Dokumenter Observasional Berjudul Betawi Punya Tari Kreasi

Authors

  • Imam Syafei Telkom University
  • Riksa Belasunda Telkom University

Abstract

Penyutradaraan film dokumenter ini dengan latar belakang kurangnya minat masyarakat terhadap budaya tradisional Betawi. Dari setiap masyarakat khususnya kota DKI Jakarta kurang mengenal kebudayaan tradisional Betawi itu sendiri karena kurangnya pengenalan-pengenalan budaya kepada masyarakat baik dari segi ilmiah maupun alamiah. Maka dari itu perlunya pengenalan-pengenalan budaya tradisional Betawi kepada masyarakat salah satu pengenalannya melalui kesenian tari kreasi Betawi. Film sebagai salah satu media komunikasi yang dapat menyampaikan pesan kepada orang banyak dan salah satu cara yang efektif. Dalam perancangannya penulis menggunakan metode analisis kualitatif dengan pendekatan sosial budaya dalam mengurai dan menjelaskan permasalahan. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, studi pustaka, serta audio visual. Teori-teori yang digunakan ialah mengenai identitas, minat, kebudayaan, tari, film, sutradara, dan sosial budaya. Perancangan ini menghasilkan sebuah dokumenter televisi yang dapat membangun minat masyarakat terhadap budaya Betawi melalui salah satunya tari kreasi Betawi. Pada tugas akhir, penulis bertugas sebagai sutradara yang mengatur sebuah konsep cerita, jalannya produksi serta memberikan arahan pada tahap penyuntingan gambar.

Downloads

Published

2018-04-01

Issue

Section

Program Studi S1 Desain Komunikasi Visual